Fiqih

Doa Minta Rezeki Yang Halal Kepada Allah Dan Amalan-Amalan Pembuka Pintu Rezeki

Doa Minta Rezeki Yang Halal Kepada Allah Dan Amalan-Amalan Pembuka Pintu Rezeki – Selamat datang di website Jama’atul Muslimin. Di situs ini kami memberikan berbagai informasi tentang kehidupan beragama sesuai syariat yang berlandaskan keterangan Qur’an dan Hadist. Adapun informasi yang kami sajikan merupakan kumpulan dari berbagai sumber yang dapat dipertanggung jawabkan dan kami cantumkan sumbernya. Untuk memahami isi dari artikel ini, Anda bisa mencari di kategori Fiqih. Silakan pelajari dan pahami!

Judul: Doa Minta Rezeki Yang Halal Kepada Allah Dan Amalan-Amalan Pembuka Pintu Rezeki
Link: Doa Minta Rezeki Yang Halal Kepada Allah Dan Amalan-Amalan Pembuka Pintu Rezeki

Silakan Baca Juga

Doa Minta Rezeki Yang Halal Kepada Allah Dan Amalan-Amalan Pembuka Pintu Rezeki

Doa minta rezeki menjadi sebuah doa yang seringkali dipanjatkan setiap manusia dengan tujuan dipermudah untuk mendapatkan rezeki yang umumnya berupa materi seperti uang, barang ataupun yang lainnya.

Memanjatkan doa untuk mendapatkan rezeki pun tidak dilarang selama manusia mau menggabungkan antara doa dengan ikhtiar. Artinya jangan hanya menyandarkan kepada doa semata namun enggan untuk berihktiar dalam menjemput rezeki yang halal dan baik untuk dirinya dan keluarga.

Doa Minta Rezeki Yang Halal Kepada Allah

Terkait cara meminta rezeki kepada Alloh Ta’ala, Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wasallam sendiri telah memberikan tuntunan dalam hadist-hadistnya bagaimana cara berdoa memohon rezeki.

Salah satunya adalah hadist dari Ummu Salamah Radhiyallahu ‘Anha, ia berkata bahwa Nabi Shallallahu ‘alaihi Wasallam setelah shalat subuh setelah salam, beliau membaca doa berikut:

اللَّهُمَّ إِنِّي أَسْأَلُكَ عِلْمًا نَافِعًا وَرِزْقًا طَيِّبًا وَعَمَلًا مُتَقَبَّلًا

Allahumma innii as-aluka ‘ilman naafi’a, wa rizqon thoyyibaa, wa ‘amalan mutaqobbalaa.

Artinya:

“Ya Allah, sungguh aku memohon kepada-Mu ilmu yang bermanfaat (bagi diriku dan orang lain), rizki yang halal dan amal yang diterima (di sisi-Mu dan mendapatkan ganjaran yang baik).” (HR. Ibnu Majah, no. 925 dan Ahmad 6: 305, 322. Al-Hafizh Abu Thahir mengatakan bahwa hadits ini shahih)

Selain itu terdapat doa meminta rezeki dalam hadist dari Ali Bin Abi Thalib Radhiyallahu ‘Anhu, Nabi Shallallahu ‘Alaihi Wasallam pernah mengajarkan doa berikut:

اللَّهُمَّ اكْفِنِى بِحَلاَلِكَ عَنْ حَرَامِكَ وَأَغْنِنِى بِفَضْلِكَ عَمَّنْ سِوَاكَ

Allahumak-finii bi halaalika ‘an haroomik, wa agh-niniy bi fadhlika ‘amman siwaak.

Artinya:

“Ya Allah cukupkanlah aku dengan yang halal dan jauhkanlah aku dari yang haram, dan cukupkanlah aku dengan karunia-Mu dari bergantung pada selain-Mu.” (HR. Tirmidzi no. 3563. Al-Hafizh Abu Thahir mengatakan bahwa sanad hadits ini hasan)

Amalan-Amalan Pembuka Pintu Rezeki

Disamping senantiasa memperbanyak doa minta rezeki, seorang muslim juga diharuskan untuk mengamalkan berbagai amal sholeh pembuka pintu rezeki. Apa sajakah itu?

  • Memperbanyak Dzikir Istighfar

Kemudahan datangnya rezeki ternyata berhubungan dengan terampuninya dosa-dosa. Semakin kita berusaha membersihkan diri dari dosa, maka hal itu pun berbanding lurus dengan mudah datangnya rezeki. Demikianlah dahsyatnya fadilah istighfar.

Allah Ta’ala berfirman:

فَقُلْتُ اسْتَغْفِرُوا رَبَّكُمْ إِنَّهُ كَانَ غَفَّارًا (10) يُرْسِلِ السَّمَاءَ عَلَيْكُمْ مِدْرَارًا (11) وَيُمْدِدْكُمْ بِأَمْوَالٍ وَبَنِينَ وَيَجْعَلْ لَكُمْ جَنَّاتٍ وَيَجْعَلْ لَكُمْ أَنْهَارًا (12)

Maka aku katakan kepada mereka: ‘Mohonlah ampun kepada Tuhanmu, sesungguhnya Dia adalah Maha Pengampun, niscaya Dia akan mengirimkan hujan kepadamu dengan lebat, dan membanyakkan harta dan anak-anakmu, dan mengadakan untukmu kebun-kebun dan mengadakan (pula di dalamnya) untukmu sungai-sungai.” (QS. Nuh: 10-12)

Selain itu terdapat atsar sahabat yang memperlihatkan bagaimana istimewanya membaca zikir istighfar ketika mengalami masa paceklik.

Hasan Al Basri Rahimahullah berkata:

أَنَّ رَجُلًا شَكَى إِلَيْهِ الْجَدْب فَقَالَ اِسْتَغْفِرْ اللَّه ، وَشَكَى إِلَيْهِ آخَر الْفَقْر فَقَالَ اِسْتَغْفِرْ اللَّه ، وَشَكَى إِلَيْهِ آخَر جَفَاف بُسْتَانه فَقَالَ اِسْتَغْفِرْ اللَّه ، وَشَكَى إِلَيْهِ آخَر عَدَم الْوَلَد فَقَالَ اِسْتَغْفِرْ اللَّه ، ثُمَّ تَلَا عَلَيْهِمْ هَذِهِ الْآيَة

“Sesungguhnya seseorang pernah mengadukan kepada Al-Hasan tentang musim paceklik yang terjadi. Lalu Al-Hasan menasehatkan, “Beristigfarlah (mohon ampunlah) kepada Allah”.

Kemudian orang lain mengadu lagi kepada beliau tentang kemiskinannya. Lalu Al-Hasan menasehatkan, “Beristigfarlah (mohon ampunlah) kepada Allah”.

Kemudian orang lain mengadu lagi kepada beliau tentang kekeringan pada lahan (kebunnya). Lalu Al-Hasan menasehatkan, “Beristigfarlah (mohon ampunlah) kepada Allah”.

Kemudian orang lain mengadu lagi kepada beliau karena sampai waktu itu belum memiliki anak. Lalu Al-Hasan menasehatkan, “Beristigfarlah (mohon ampunlah) kepada Allah”.

Kemudian setelah itu Al-Hasan Al-Bashri membacakan surat Nuh di atas. (Riwayat ini disebutkan oleh Al-Hafidz Ibnu Hajar di Fath Al-Bari, 11: 98)

  • Menghubungkan Tali Silaturahmi

Dalam sebuah hadist disebutkan tentang keutamaan silaturahmi bahwa dengan memperbanyak silaturahmi akan memperpanjang usia dan melapangkan rezeki.

Dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu, Rasul shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

مَنْ سَرَّهُ أَنْ يُبْسَطَ لَهُ فِى رِزْقِهِ ، وَأَنْ يُنْسَأَ لَهُ فِى أَثَرِهِ ، فَلْيَصِلْ رَحِمَهُ

Siapa yang suka dilapangkan rizkinya dan dipanjangkan umurnya hendaklah dia menyambung silaturahim.” (HR. Bukhari no. 5985 dan Muslim no. 2557).

  • Memperbanyak Sedekah

Sepintas pikiran seorang manusia akan menolak bagaimana mungkin dengan bersedekah (memberikan) sesuatu seperti uang kepada orang akan mendatangkan rezeki. Justru dalam pikirannya adalah uangnya menjadi berkurang.

Namun ketahuilah bahwa Allah menjanjikan keutamaan bersedekah yakni bagi siapa saja yang bersedekah akan mendapatkan ganti yang lebih baik.

Allah Ta’ala berfirman,

قُلْ إِنَّ رَبِّي يَبْسُطُ الرِّزْقَ لِمَنْ يَشَاءُ مِنْ عِبَادِهِ وَيَقْدِرُ لَهُ وَمَا أَنْفَقْتُمْ مِنْ شَيْءٍ فَهُوَ يُخْلِفُهُ وَهُوَ خَيْرُ الرَّازِقِينَ

Katakanlah: “Sesungguhnya Tuhanku melapangkan rezki bagi siapa yang dikehendaki-Nya di antara hamba-hamba-Nya dan menyempitkan bagi (siapa yang dikehendaki-Nya).” Dan barang apa saja yang kamu nafkahkan, maka Allah akan menggantinya dan Dia-lah Pemberi rezki yang sebaik-baiknya.” (QS. Saba’: 39)

  • Bertakwa Kepada Allah Ta’ala

Ketakwaan bukan hanya menjadi seorang hamba dekat kepada Rabbnya namn juga memberikan dampak akan kemudahan dalam mendapatkan rezeki.

Allah Ta’ala berfirman,

وَمَنْ يَتَّقِ اللَّهَ يَجْعَلْ لَهُ مَخْرَجًا , وَيَرْزُقْهُ مِنْ حَيْثُ لَا يَحْتَسِبُ

Barangsiapa bertakwa kepada Allah niscaya Dia akan Mengadakan baginya jalan keluar, dan memberinya rezki dari arah yang tiada disangka-sangkanya. dan Barangsiapa yang bertawakkal kepada Allah niscaya Allah akan mencukupkan (keperluan)nya.” (QS. Ath-Thalaq: 2-3)

  • Melaksanakan Haji Dan Umroh

Dalam sebuah hadist disebutkan keistimewaan haji dan umroh bahwa dengan melaksanakan haji ataupun umroh akan mendatangkan rezeki dari Allah.

Dari Abdullah bin Mas’ud radhiyallahu ‘anhu, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

تَابِعُوا بَيْنَ الْحَجِّ وَالْعُمْرَةِ فَإِنَّهُمَا يَنْفِيَانِ الْفَقْرَ وَالذُّنُوبَ كَمَا يَنْفِى الْكِيرُ خَبَثَ الْحَدِيدِ

Ikutkanlah umrah kepada haji, karena keduanya menghilangkan kemiskinan dan dosa-dosa sebagaimana pembakaran menghilangkan karat pada besi, emas, dan perak.” (HR. An-Nasai no. 2631, Tirmidzi no. 810, Ahmad 1: 387. Al-Hafizh Abu Thahir mengatakan bahwa sanad hadits ini hasan)

Wallahu A’lam

Demikianlah Informasi Atau Penjelasan Tentang Doa Minta Rezeki Yang Halal Kepada Allah Dan Amalan-Amalan Pembuka Pintu Rezeki

Semoga apa yang kami sampaikan bisa bermanfaat dan diamalkan untuk menuju keridhoan Alloh Ta’ala. Dan semoga Alloh memberikan kepahaman kepada kita semua dalam beragama.

Anda telah membaca Doa Minta Rezeki Yang Halal Kepada Allah Dan Amalan-Amalan Pembuka Pintu Rezeki

Tags
Show More

Related Articles

Close