Doa Setelah Wudhu Dan Artinya Sesuai Dengan Sunnah

Doa Setelah Wudhu Dan Artinya Sesuai Dengan SunnahDoa Doa Dalam Wudhu Dan Hukum Membacanya – Situs Jama’atul Muslimin pada kesempatan ini akan membahas mengenai Doa Setelah Wudhu Dan Artinya Sesuai Dengan Sunnah. Untuk pencarian yang serupa bisa mengunjungi kategori Fiqih.

Silakan Baca Juga

Doa Setelah Wudhu Dan Artinya Sesuai Dengan Sunnah

سُبْحَانَكَ اللهُمَّ وَبِحَمْدِكَ اَشْهَدُ اَنْ لاَاِلهَ اِلاَّ اَنْتَ اَسْتَغْفِرُكَ وَاَتُوْبُ اِلَيْكَ

“Maha suci Engkau dan Maha terpuji Engkau. Aku bersaksi tidak ada Tuhan (yang patut disembah) kecuali Engkau. Aku mohon ampun dan bertobat kepada Engkau.”

Penjelasan:

قَالَ النَّوَوِى فِى رَوْضَةِ: هَذَا الدُّعَاءُ لاَ اَصْلَ لَهُ, وَقَالَ ابْنُ الصَّلاَحِ: لِمْ يَصِحُّ فِيْهِ حَدِيْثُ (المنتقى)

Telah berkata Imam Nawawi dalam kitab Ar Roudloh: “Doa ini tidak ada asalnya”. Berkata Ibnu Sholah: “Tidak shohih (sah) hadist itu (yang memuat doa diatas). Al Muntaqo Juz I halaman 104.

اَشْهَدُ اَنْ لاَاِلهَ اِلاَّ اللهُ وَحْدَهُ لاَشَرِيْكَ لَهُ وَاَشْهَدُ اَنَّ مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ

“Aku bersaksi bahwa tidak ada Tuhan melainkan Alloh yang Maha Esa, tidak ada sekutu baginya. Dan aku bersaksi bahwa sesungguhnya Nabi Muhammad ﷺ itu hambaNya dan utusanNya.”

Dasar hukumnya ialah hadist yang diriwayatkan oleh Imam Ahmad, Muslim dan Abu Dawud yang diterima dari ‘Umar bin Khottob. Boleh anda lihat dalam kitab Al Muntaqo Juz I halaman 103. Dan doa inilah (yang nomor 2) yang kita pakai/ amalkan.

Adapun mengenai tambahan doa:

اَللهُمَّ اجْعَلْنِيْ مِنَ التَّوَّبِيْنَ وَاجْعَلِنِيْ مِنَ الْمُتَطَهِّرِيْنَ

Doa tambahan ini tidak boleh kita pakai/ amalkan mengingat hadist-hadistnya tidak ada yang shohih.

Penulis akan meneliti hadist yang memuat tambahan doa sesudah wudlu sebagai berikut.

عَنْ عُمَرَبْنِ الْخَطَّابِ قَالَ: قَالَ رَسُوْلُ اللهِ (ص): مَنْ تَوَضَّأَ فَاَحْسَنَ الْوُضُوْءَ ثُمَّ قَالَ: اَشْهَدُ اَنْ لاَ اَلهَ اِلاَّ اللهُ وَحْدَهُ لاَشَرِيْكَ لَهُ وَاَشْهَدُ اَنَّ مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ. اَللهُمَّ اجْعَلْنِيْ مِنَ التَّوَّبِيْنَ وَاجْعَلِنِيْ مِنَ الْمُتَطَهِّرِيْنَ : فُتِحَتْ لَهُ ثَمَانِيَةَ اَبْوَابُ الْجَنَّةِ يَدْخُلُ مِنْ اَيِّهَا شَاءَ (سنن الترمذى)

Dari ‘Umar bin Khottob ia berkata, bersabda Rosululloh ﷺ: “Barang siapa yang berwudlu kemudian membaguskan atas wudlunya lalu berdoa: “Aku bersaksi bahwa tidak ada Tuhan melainkan Alloh yang Maha Esa, tidak ada sekutu baginya. Dan aku bersaksi bahwa sesungguhnya Nabi Muhammad ﷺ itu hambaNya dan utusanNya. Ya Alloh jadikanlah kami termasuk golongannya orang-orang yang bertaubat, jadikanlah pula kami termasuk orang-orang yang suci. Akan dibukakan baginya pintu-pintu surga yang delapan yang ia bisa masuk dari yang mana saja ia kehendaki.” (Sunan At Turmudzi juz I halaman 39).

Dalam kitab Al Muntaqo, Sunan At Turmudzi, Subulus Salam bahwa hadist yang diatas derajatnya (kedudukannya) adalah hadist idlthirob (goncang, goyah) dan tidak sah tambahan doa ALLOHUMMAJ ‘ALNI MINATTAWWABINA WAJ’ALNI MINAL MUTATHOHHIRINA dari nabi Muhammad ﷺ. Berkata Muhammad: Dalam hadist ini ada rowi yang bernama Idris. Rowi ini tidak mendengar dari Umar sedikit pun. Lihat Al Muntaqo juz I halaman 104, Sunan At Turmudzi juz I halaman 39, Subulus Salam juz I halaman 56.

Demikian penjelasan singkat tentang Doa Setelah Wudhu Dan Artinya Sesuai Dengan Sunnah. Wallohu ‘Alam