Jamaatul Muslimin

Kesempurnaan Dinul Islam

Kesempurnaan Dinul Islam – Selamat datang di website Jama’atul Muslimin. Di situs ini kami memberikan berbagai informasi tentang kehidupan beragama sesuai syariat yang berlandaskan keterangan Qur’an dan Hadist. Adapun informasi yang kami sajikan merupakan kumpulan dari berbagai sumber yang dapat dipertanggung jawabkan dan kami cantumkan sumbernya. Untuk memahami isi dari artikel ini, Anda bisa mencari di kategori Kajian Al Jamaah.

Judul: Kesempurnaan Dinul Islam
Link: Kesempurnaan Dinul Islam

Silakan Baca Juga

Kesempurnaan Dinul Islam

Al Qur’an Sebagai Petunjuk Yang Tidak Meragukan

ذَٰلِكَ الْكِتَابُ لَا رَيْبَ ۛ فِيهِ ۛ هُدًى لِلْمُتَّقِينَ

“Kitab (Al Qur’an) ini tidak ada keraguan padanya. Petunjuk bagi mereka yang bertaqwa.” (QS. Al Baqoroh ayat 2)

 وَإِنْ كُنْتُمْ فِي رَيْبٍ مِمَّا نَزَّلْنَا عَلَىٰ عَبْدِنَا فَأْتُوا بِسُورَةٍ مِنْ مِثْلِهِ وَادْعُوا شُهَدَاءَكُمْ مِنْ دُونِ اللَّهِ إِنْ كُنْتُمْ صَادِقِينَ 

فَإِنْ لَمْ تَفْعَلُوا وَلَنْ تَفْعَلُوا فَاتَّقُوا النَّارَ الَّتِي وَقُودُهَا النَّاسُ وَالْحِجَارَةُ ۖ أُعِدَّتْ لِلْكَافِرِينَ

“Dan jika kamu (tetap) dalam keraguan tentang Al Qur’an yang Kami turunkan kepada hamba Kami (Muhammad), buatlah satu surat (saja) yang semisal Al Qur’an itu dan ajaklah penolong-penolongmu selain Alloh jika kamu orang-orang yang benar.” “Jika tidak dapat membuatnya, dan pasti kamu tidak akan dapat membuatnya, peliharalah dirimu dari neraka yang bahan bakarnya manusia dan batu. Yang demikian disediakan bagi orang-orang kafir.” (QS. Al Baqoroh ayat 23-24)

Keterangan:

Ayat-ayat diatas menegaskan bahwa seluruh isi Al Qur’an tidak ada keraguan. Semuanya merupakan petunjuk yang harus diikuti oleh orang-orang yang ingin tergolong muttaqin.

Kita tidak boleh ragu terhadap segala apa yang diatur di dalam Al Qur’an, walaupun situasi di sekeliling kita bertentangan dengannya.

Dalam segi kemasyarakatan, khususnya yang masalah pengkotak-kotakan faham dan aliran dalam melaksanakan ajaran Islam, tegas-tegas Al Qur’an melarangnya. Kalau kita termasuk yang tidak meragukan Al Qur’an, pasti akan mematuhi larangan tersebut. Dan kita akan mengikuti petunjuk Al Qur’an dimana seharusnya kita berada.

Al Qur’an Petunjuk Jalan Yang Lurus Dan Benar

إِنَّ هَٰذَا الْقُرْآنَ يَهْدِي لِلَّتِي هِيَ أَقْوَمُ وَيُبَشِّرُ الْمُؤْمِنِينَ الَّذِينَ يَعْمَلُونَ الصَّالِحَاتِ أَنَّ لَهُمْ أَجْرًا كَبِيرًا

“Sesungguhnya Al Qur’an ini memberikan petunjuk kepada (jalan) yang lebih lurus dan memberi kabar gembira kepada orang-orang mu’min yang mengerjakan amal sholeh, bahwa bagi mereka ada pahala yang besar.” (QS. Bani Isroil ayat 9)

وَهَٰذَا صِرَاطُ رَبِّكَ مُسْتَقِيمًا ۗ قَدْ فَصَّلْنَا الْآيَاتِ لِقَوْمٍ يَذَّكَّرُونَ

“Dan inilah jalan Tuhanmu: (jalan) yang lurus. Sesungguhnya Kami telah menjelaskan ayat-ayat (Kami) kepada orang-orang yang mengambil pelajaran.” (QS. Al An’am ayat 126)

شَهْرُ رَمَضَانَ الَّذِي أُنْزِلَ فِيهِ الْقُرْآنُ هُدًى لِلنَّاسِ وَبَيِّنَاتٍ مِنَ الْهُدَىٰ

“Bulan Romadhon, bulan yang di dalamnya diturunkan Al Qur’an sebagai petunjuk bagi manusia dan penjelasan-penjelasan mengenai petunjuk-petunjuk itu.” (QS Al Baqoroh ayat 185)

الْحَمْدُ لِلَّهِ الَّذِي أَنْزَلَ عَلَىٰ عَبْدِهِ الْكِتَابَ وَلَمْ يَجْعَلْ لَهُ عِوَجًا ۜ

“Segala puji bagi Alloh yang telah menurunkan kepada hamba-Nya Al Kitab (Al Qur’an) dan Dia tidak mengadakan kebengkokan di dalamnya.” (QS Al Kahfi ayat 1)

يَا أَيُّهَا النَّاسُ قَدْ جَاءَتْكُمْ مَوْعِظَةٌ مِنْ رَبِّكُمْ وَشِفَاءٌ لِمَا فِي الصُّدُورِ وَهُدًى وَرَحْمَةٌ لِلْمُؤْمِنِينَ

“Hai manusia, sesungguhnya telah datang kepadamu pelajaran dari Tuhanmu dan penyembuh (obat) bagi penyakit-penyakit (yang berada) dalam dada dan petunjuk serta rohmat bagi orang-orang yang beriman.” (QS Yunus ayat 57)

Penjelasan:

Empat ayat diatas telah menjelaskan kepada kita bahwa Al Qur’an merupakan pedoman hidup yang lurus, pelajaran hidup yang berguna, penyembuh pikiran yang bingung dan berita yang pasti kebenarannya.

Orang-orang yang ingin beramal sholeh dan mendapat rohmat Alloh, Al Qur’an lah pegangannya. Sebab ayat-ayatnya tidak ada yang menunjukkan ke arah jalan yang sesat. Bahkan antara ayat satu dengan lainnya saling menjelaskan, saling membenarkan sehingga menjadi tuntunan kepada amal yang benar.

Maka bila ada ajakan untuk melaksanakan suatu tata cara yang berdasarkan ayat-ayat Alloh, dan ajakan itu sudah tepat menurut ayat-ayat itu, bagi Mu’minin tidak ada pilihan lain kecuali mengikuti ajaran itu.

Al Qur’an Petunjuk Yang Lengkap, Sempurna, Mencakup Segala Masalah

وَنَزَّلْنَا عَلَيْكَ الْكِتَابَ تِبْيَانًا لِكُلِّ شَيْءٍ وَهُدًى وَرَحْمَةً وَبُشْرَىٰ لِلْمُسْلِمِينَ

“… Dan Kami turunkan kepadamu Al Kitab (Al Qur’an) penjelasan segala sesuatu dan petunjuk serta rohmat dan kabar gembira bagi muslimin.” (QS An Nahl ayat 89)

Penjelasan:

Tafsir ayat di atas menurut Al Murogi juz 14 halaman 127-128 adalah:

“Hai Rosul, Al Qur’an ini penjelasan untuk segala permasalahan manusia. Kepadanya kebutuhan terhadap pengetahuan tentang halal dan haram, tentang pahala dan siksa, tentang petunjuk dan kesesatan dan rohmat bagi orang yang membenarkan kepadanya dan beramal denagn apa yang ada padanya dari hukum Alloh dan perintahNya dan laranganNya.” (Al Murogi 14: 127-128)

Permasalahan manusia yang utama sejak dahulu sampai sekarang adalah masalah persatuan seluruh umat muslim di muka bumi. Maka di dalam Al Qur’an terdapat petunjuk dan penjelasan. Tinggal manusia itu sendiri apakah mau menggunakan Al Qur’an sebagai pedomannya, berarti termasuk telah membenarkan Al Qur’an. Dan kalau tidak mau menggunakannya, berarti termasuk orang yang mendustakannya.

وَلَقَدْ صَرَّفْنَا لِلنَّاسِ فِي هَٰذَا الْقُرْآنِ مِنْ كُلِّ مَثَلٍ فَأَبَىٰ أَكْثَرُ النَّاسِ إِلَّا كُفُورًا

“Dan sesungguhnya Kami telah mengulang-ulang kepada manusia dalam Al Qur’an ini tiap-tiap macam perumpamaan, tapi kebanyakan manusia tidak mau, kecuali mengingkari (nya).” (QS Al Isro ayat 89)

وَلَقَدْ صَرَّفْنَا فِي هَٰذَا الْقُرْآنِ لِلنَّاسِ مِنْ كُلِّ مَثَلٍ ۚ وَكَانَ الْإِنْسَانُ أَكْثَرَ شَيْءٍ جَدَلًا

“Dan sesungguhnya Kami telah mengulang-ulang bagi manusia dalam Al Qur’an ini berbagai macam perumpamaan. Dan manusia adalah makhluk yang paling banyak membantah.” (QS Al Kahfi ayat 54)

Penjelasan:

Dua ayat diatas menjelaskan bahwa Alloh telah menerangkan berbagai masalah dengan berulang-ulang, tapi kebanyakan manusia tidak menuruti, bahkan kebanyakan membantah.

Maka kalau kita tidak menggunakan Al Qur’an sebagai pedoman dalam kehidupan kita, berarti telah mengingkarinya. Dan kalau kita tidak menganggap lengkap dan sempurna isi Al Qur’an berarti kita telah membantah terhadapnya.

وَمَا مِنْ دَابَّةٍ فِي الْأَرْضِ وَلَا طَائِرٍ يَطِيرُ بِجَنَاحَيْهِ إِلَّا أُمَمٌ أَمْثَالُكُمْ ۚ مَا فَرَّطْنَا فِي الْكِتَابِ مِنْ شَيْءٍ ۚ ثُمَّ إِلَىٰ رَبِّهِمْ يُحْشَرُونَ

“Dan tiadalah bintang-binatang yang ada di bumi dan burung-burung yang terbang dengan kedua sayapnya, melainkan umat-umat (juga) seperti kamu. Tiadalah Kami alfakan sesuatu pun di dalam Al Kitab. Kemudian hanya kepada Tuhanmu-lah mereka dihimpun.” (QS Al An’am ayat 38)

Penjelasan:

Ayat diatas menjelaskan bahwa di dalam Al Qur’an telah lengkap segala sesuatu, baik tentang norma-norma, hukum-hukum, hikmah-hikmah dan pimpinan untuk kebahagiaan manusia di dunia dan akhirat dan kebahagiaan makhluk pada umumnya.

الْيَوْمَ أَكْمَلْتُ لَكُمْ دِينَكُمْ وَأَتْمَمْتُ عَلَيْكُمْ نِعْمَتِي وَرَضِيتُ لَكُمُ الْإِسْلَامَ دِينًا

“Pada hari ini telah Kusempurnakan untuk kamu agamamu dan telah Kucukupkan ni’matKu dan telah Kuridhoi Islam itu jadi agama bagimu.” (QS Al Maidah ayat 3)

وَتَمَّتْ كَلِمَتُ رَبِّكَ صِدْقًا وَعَدْلًا ۚ لَا مُبَدِّلَ لِكَلِمَاتِهِ ۚ وَهُوَ السَّمِيعُ الْعَلِيمُ

“Telah sempurnalah kalimat Tuhanmu (Al Qur’an) sebagai kalimat yang benar dan adil. Tidak ada yang dapat merubah kalimat-kalimatnya dan Dialah Yang Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui.” (QS Al An’am ayat 115)

Penjelasan:

Dua ayat diatas menjelaskan bahwa Alloh telah menyempurnakan Al Islam sebagai agama bagi kita. Di dalam Islam telah lengkap, benar dan adil. Tiada kekurangan apapun dan tiada salah sedikitpun. Semua hukumnya adil, semua tuntunannya lurus.

“Al Islam itu tinggi dan tidak ada yang melebihi tingginya.” (HR Muslim Jilid I)

Kalau Alloh yang mengatakan bahwa Islam itu lengkap, sempurna, benar dan adil, maka apakah kita perlu membuat aturan yang perlu ditambahkan, dilengkapkan kepada Al Islam?

Kalau kita masih mau menambah-nambah, mau melengkapi lagi, berarti kita tidak percaya kepada firman Alloh tersebut.

Islam itu agama yang luhur, tiada satu pun di dunia ini yang dapat membuat aturan yang lebih luhur dari padanya.

وَلَوْ أَنَّمَا فِي الْأَرْضِ مِنْ شَجَرَةٍ أَقْلَامٌ وَالْبَحْرُ يَمُدُّهُ مِنْ بَعْدِهِ سَبْعَةُ أَبْحُرٍ مَا نَفِدَتْ كَلِمَاتُ اللَّهِ ۗ إِنَّ اللَّهَ عَزِيزٌ حَكِيمٌ

“Dan seandainya pohon-pohon di bumi menjadi pena dan laut menjadi tinta, ditambahkan kepadanya tujuh laut (lagi) sesudah (kering) nya, niscaya tidak akan habis-habisnya (dituliskan) kalimat Alloh. Sesungguhnya Alloh Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana.” (QS Luqman ayat 27)

قُلْ لَئِنِ اجْتَمَعَتِ الْإِنْسُ وَالْجِنُّ عَلَىٰ أَنْ يَأْتُوا بِمِثْلِ هَٰذَا الْقُرْآنِ لَا يَأْتُونَ بِمِثْلِهِ وَلَوْ كَانَ بَعْضُهُمْ لِبَعْضٍ ظَهِيرًا

“Katakanlah!: Sesungguhnya jika manusia dan jin berkumpul untuk membuat yang serupa Al Qur’an ini, niscaya mereka tidak akan dapat membuat yang serupa dengan dia. Sekalipun sebagian mereka menjadi pembantu sebagian yang lain.” (QS Al isro ayat 88)

Penjelasan:

Dua ayat diatas menjelaskan bahwa ilmu Alloh dan hikmahNya yang terkandung dalam Al Qur’an sangat luas, sehingga tidak akan ada habis-habisnya seandainya diuraikan dan digali. Dengan demikian apakah masih juga tidak percaya terhadap lengkap dan sempurnanya Al Qur’an sebagai himpunan wahyu Alloh?

Alloh menantang kepada semua manusia dan jin untuk bantu membantu dalam membuat yang serupa dengan Al Qur’an., apabila ada yang tidak percaya terhadap kesempurnaan dan kelengkapan Al Qur’an.

ذَٰلِكَ هُدَى اللَّهِ يَهْدِي بِهِ مَنْ يَشَاءُ مِنْ عِبَادِهِ ۚ وَلَوْ أَشْرَكُوا لَحَبِطَ عَنْهُمْ مَا كَانُوا يَعْمَلُونَ

“Itulah petunjuk Alloh, siapa yang disukai-Nya dipimpin-Nya dengan itu diantara hamba-Nya. Dan apabila mereka mempersekutukan Alloh, niscaya lenyaplah apa yang telah mereka kerjakan.” (QS Al An’am ayat 88)

10 Dzulhijjah 1407 H/ 5 Agustus 1987 M

Bapak Yusuf Rahmat Al Mafakkir

Demikianlah Informasi Atau Penjelasan Tentang Kesempurnaan Dinul Islam

Semoga apa yang kami sampaikan bisa bermanfaat dan diamalkan untuk menuju keridhoan Alloh Ta’ala. Dan semoga Alloh memberikan kepahaman kepada kita semua dalam beragama.

Anda telah membaca Kesempurnaan Dinul Islam dengan link //jamaatulmuslimin.org/kesempurnaan-dinul-islam/